Locker Room Boy

Share:

Selesai latihan bulutangkis, saat mentari mulai terbenam
Bersenda gurau dengan rekan setim
Menuju ke dalam ruang ganti

Dari suatu tempat di ujung lorong terdengar
Suara tangisan yang ditutupi handuk

Locker room boy
Kamu duduk di kursi sambil tertunduk lesu
Apa yang membuatmu begitu?
Dari celah di pintu siluet terlihat jika kau patah semangat
Apa harus aku bantu?

Masa remaja itu selalu terasa kejam dan memusingkan
Pembentukan cahaya juga bayangan, jalan lewatnya air mata

Bagai terpisahkan oleh tembok kesendirian
Seseorang pun terluka lalu berteriak

Locker room boy
Kamu harus bisa bangkit dengan kekuatan sendiri
Aku yakin kamu mengerti
Aku yang memahami sakitnya menghapus air mataku dan ingin
Memberi keberanian

Bukan salah siapapun itu berarti
Lawan yang dihadapi adalah dirimu sendiri

Locker room boy
Walaupun kau gemetar karena kesendirian
Jangan takut pada apapun
Aku menutup pintu perlahan sampai impianmu membara lagi
Ku tak akan menghiburmu