Run Run Run

Share:

Dia pasti menunggu di bundaran depan stasiun
Di tempat yang seperti biasa

Dan sambil melihat jam
Dia pasti sedang mencari
Jawaban di tengah keramaian

Dan surat cinta ia berikan
katanya beri tahu perasaanmu

Reff 1:
Larilah! Diriku dengan sekuat tenaga
Saatnya turun dari bus di kemacetan
Larilah! Diriku demi cinta ini
Menyeberangi jalan hembusan napasnya masa muda

Cinta itu kapanpun selalu tidak terduga
keberlanjutan yang tak wajar
Daripada dirimu yang nantinya kan menunggu
lebih baik kumenunggumu

Perasaanku telah ditentukan
Kuingin mengatakan aku bersedia

Bagaikan sang angin kuingin terbang pergi
Dari tempat ini menuju ke naunganmu

Bagaikan sang angin satu arah lurus
sampai aku tak kuat, rasa cinta membuat bergetar

*back to Reff 1